Mar 17, 2013

Cara Berbohong Yang Baik Dan Benar


Berbohong mungkin sudah menjadi kebiasaan sehari-hari para pembohong. Beberapa pembohong terkadang sering berbohong dengan mengatasnamakan kebaikan atau yang biasa kita dengar dengan ‘Berbohong demi kebaikan.’

Akan tetapi, terkadang banyak dari para pembohong yang tak jarang kebohongannya tersebut mudah ditebak. Mungkin kamu adalah salah satunya. Agar kebohongan kamu tidak mudah ditebak, mungkin Cara Berbohong di bawah ini perlu kalian perhatikan:

  • Perencanaan Cerita Atau Sekenario
Berbohong memang layaknya film atau sinetron yang menyajikan cerita fiksi. Namun, dalam cerita kebohongan kamu tersebut harus lah masuk akal dan jangan terlalu melebih-lebihkan.
Contoh:
Jika malas datang ke suatu acara atau ajakan teman, bilang aja karena harus nganterin ibumu ke pasar atau arisan keluarga. Jangan sekali-kali bilang kamu dipaksa kencan sama temen kamu yang cantik banget padahal tampang kamu pas-pasan.

  • Eksekusi
Eksekusi adalah hal yang lebih sulit dari perencanaan. Terkadang rasa gerogi dan lupa akan sekenario lah yang membuat banyak eksekusi menjadi gatot alias gagal total.
Contoh:
Korban: "Bro, anterin gw cari baju yok.."
Kamu: "hmm, anu.. gak bisa.."
Korban: "kenapa..?"
Kamu: "ya gak bisa.."
Korban: "kenapa..?"
kamu: "arisan.."
korban: "arisan apaan..?"
kamu: "gak kok, yaudah ayok gw anterin.."
Hal tersebut biasanya terjadi pada orang-orang yang jarang berbohong. Tapi untuk orang yang sudah terbiasa, maka ia akan langsung mengatakan bahwa ia tidak bisa karena suatu alasan, misalkan karena harus nganterin ibunya ke arisan keluarga atau lainnya.

  • Ingat Lah Akan Kebohonganmu
Jika kamu berbohong, ingatlah kebohongan yang telah kamu buat tersebut. Jangan sampai kebohongan yang sudah terencana dengan baik malah terbongkar akibat kamu keceplosan ngomong di beberapa hari kemudian.
Contoh:
Setelah menolak ajakan teman dengan alasan arisan keluarga, lalu kamu bertemu dengan si korban beberapa hari kemudian dan terjadilah percakapan.
Korban: "Bro, gimana arisan keluarga lo..?"
Kamu: "Arisan apaan..? keluarga gw mah gak ada arisan begituan.."
Korban: "Lho, katanya hari rabu kemarin loe mau nganterin nyokap ke arisan keluarga.."
Jreng jreeeeng… Terbongkar sudah kebohongan mu. Jika terjebak dalam kondisi seperti ini, kamu harus benar-benar mencari alasan tepat untuk menutupi kebohongan mu yang sudah terbongkar.

  • Ingat, Berbohong Itu Dosa
Ingat, berbohong itu tidak baik dan berdosa. Jika kamu tidak ingin di cap pembohong dan tidak ingin mendapat dosa, ya jangan bohong.



Baca Juga:

Previous Next Home
Comments
0 Comments